8.11.2016

Traveling : Day 3, Backpacking Ke Hongkong, Macau, dan Shenzhen (Shopping Until Last Yuan in Shenzhen)

Sebelumnya : Welcome To Macau!!



23 September 2016
Hari ini semangat bangeet, soalnya mau belanja-belanja khilaf murah di Shenzhen. Shenzhen adalah sebuah kota di selatan china yang termasuk dalam provinsi Guangdong , Shenzhen ini berbatasan langsung dengan Hongkong. Enaknya kita sebagai Warga Negara Indonesia gak perlu mengajukan visa di Indonesia klo mau ke Shenzhen. Tapi cukup dengan Visa On Arrival yang diurus sebelum masuk perbatasan Hongkong dengan Shenzhen. Syaratnya mudah dan jadi hanya dalam hitungan menit saja. Nanti akan di jelaskan lebih lanjut.

Sebelumnya dari GH, semakin hari semakin berat mau bangun pagi, tapi kita berhasil keluar dari GH sebelum jam 8 pagi. Yes! Haha.. Untuk menuju perbatasan Hongkong - Shenzhen mudah koq, cukup menggunakan MTR aja, dengan berpindah beberapa jalur. Iyaa MTR gak salah ketik koq. kalo di Singapore kita sebut kereta subway dengan MRT, kalo di Hongkong namanya MTR (Mass Transit Railway). Untuk mempermudah cari jalur MTR selama di Hongkong kita install app (lupa namanya), enaknya pake app itu tinggal masukin stasiun asal dan stasiun tujuan, maka kita akan diinfokan jalur terdekat.


Antri yang tertib yaa


Shenzhen

Untuk ke perbatasan, kita masuk dari stasiun Tsim Sha Tsui, stasiun terdekat dari GH, menuju Stasiun Lo Wu. Waktu tempuhnya lumayan lama, hampir sekitar 45-60 menit. Di bawah ini jalur yang kita ambil yaa :

Tsim Sha Tsui --> East Tsim Sha Tsui (West Rail Line) --> Hung Hom (East Rail Line) --> Lo Wu

Sampai di Lo Wu yeyeye. Lo Wu adalah stasiun yang masih masuk teritorial Hongkong, tersambung langsung dengan Stasiun Luohu yang masuk teritorial Shenzhen. Terdengar sama kan? Lo Wu dan Luohu. Hehe. Jadi di jalan menuju persambungan antara kedua terminal inilah kita akan mengurus VOA. Ada petunjuk ke lantai 2 untuk ke loket VOA nya.

Syarat mengurus VOA cukup mudah. Tapi sebelumnya pastikan sudah bawa uang Yuan/ Rinminbi (RMB) yaa. Klo belum bawa Yuan, bisa tuker di money changer di Lantai 2 persis sebelum ke loket pengajuan VOA. Berikut ini cara mengurus VOA waktu kita kesana :

  1. Siapkan uang 168 Yuan
  2. Isi Form selengkap mungkin
  3. Ambil no. antrian dan tunggu dipanggil
  4. Serahkan form, passport, no antrian dan bayar. Tunggu dipanggil lagi
  5. Ambil passport, dan sudah berisi Visa di dalamnya. Alhamdulillah
Visa Shenzhen yang ditempel di passport

Lets go explore Shenzhen!!

*Note : Sadly dari info yang saya baca per 1 Agustus 2016 udah gak bisa lagi VOA ke Shenzhen. Jadi klo mau ke shenzhen urus visa China di Indonesia dulu. Cmiiw


Dongmen Shopping Street

Sebenernya di itinerary awal paginya kita mau ke Windows Of The World. Tapi berhubung agak kesiangan, dan gak sabar mau shopping males jalan *keplak* sooo kita langsung menuju ke Dongmen Shopping Street pake subway juga. Subway disini namanya Metro, masi satu company sama yang ngebangun MTR Hongkong, makanya mirip2 lambangnya. Jalur menuju Dongmen Shopping Street :

Luohu --> Laojie (exit A)

Yup cuma 1 kali naik Metro koq. Dan wuaah kita sampai di Dongmen. Dongmen adalah area perbelanjaan yang terdiri dari gedung-gedung, toko-toko, pedagang kaki lima, yang pastinya surga belanja murah. Oh iya barang-barang yang dijual disini adalah barang unbranded, brand garmen lokal, ataupun barang KW. Jadi klo yang mau cari barang branded original disini bukan tempatnya yaa.

Dongmen ini ternyata bukan tempat untuk yang mau shopping pagi, Justru disini toko-toko siang/sore baru mulai buka. Makin malam makin rame. Makanya tau gitu mending nginep 1 hari di Shenzhen biar puas shopping.

Sambil menunggu toko buka, kita pun cemal-cemil jajanan murah dan halal yang bisa ditemukan. Ada sate seafood dan daging sapi yang kita temukan dekat dengan pintu keluar Metro. Nyam nyam dulu isi perut.

Yuuk silahkan pesen ama si koko kece


Tim Cumi
Antara laper ama maruk ini mah

Tim daging

Lanjut nemu gerai minuman Coco, boleh lah buat segerin tenggorokan, pemanasan sebelum shopping.


Si Utin happy nemu Coco

Kita pun jalan diantara gedung-gedung pertokoan yang belum pada buka *hiks*, mencari toko-toko yang udah buka. Semurah apa sih disini? Kita dapet baju dengan bahan yang tebal dan bagus harga 60rbuan, koper kecil harga 250rbuan, dll. Itu harga nawar yaa, disini bisa banget nawar lho, yang jago nawar keluarkan kemampuan disini. hahaha


Spot ini aja yang inget di foto di Dongmen
Selanjutnya lupa mau foto, sibuk nawar hihi

Selain itu kita juga nemu Miniso, yang sudah saya cerita di Day 1. Naah disini lebih murah Miniso-nya, cleansing device begini cuma 80rbuan aja. Khilaf deh belanja disini.


Ini yang model geter aja, bulunya halus banget
Tapi pengen yang rotate, padahal cuma 100rbuan

Hari semakin gelap dan kita masih mau ngider di Luohu Commercial City. So kita pun meninggalkan Dongmen *sediih*.


Luohu Commercial City

Luohu Commercial City adalah gedung perbelanjaan yang kita temukan waktu keluar Luohu stasiun tadi. Menyambung dengan Luohu stasiun, mirip ITC gtu deh. Disini harga barang juga bisa ditawar lho. Jadi pastikan kita dapat best price dengan kualitas bagus.


Ini foto pas baru sampe di Shenzhen
Luohu Commercial City menyambung sama Luohu St

Menuju Luohu tinggal balik arah Metro aja. Jadi dari stasiun Laojie --> Luohu. Disini barang yang dijual hampir mirip dengan di Dongmen, tapi ada juga barang2 yang gak nemu di Dongmen malah nemu disini, Jadi setelah dari Dongmen, sisakan yuan untuk ngeborong disini yaah.


Back To Hongkong

Setelah menghabiskan bekal yuan disini, dengan berat hati kita pun meninggalkan Shenzhen. Kembali melewati imigrasi, dan pulang lewat jalur MTR yang sama dengan saat berangkat. Hoiyaa ke Shenzhen ini nambah stamp China di passport..Yeaaay


Yeyeye dapet stamp lagi
tapi koq di halaman yang sama siiih


Muka lelah tapi happy after shopping
Tiin kenalan doong ama koko sebelah

Keluar dari MTR kita mampir ke 7/11 lagi untuk beli dinner Kimbab isi tuna. Dimakannya pake pop mie haha. Enak anget2 kuahnya. Lapeer bok di Shenzhen gak brani makan berat soalnya. Selesai makan dan bersih2 siap tidur buat explore Hongkong besok. Gimana rasanya kaki? Luar biasak pegel!! Kamar udah bau minyak angin, counterpain, dan aneka balsem tiap malem. Hahaha

Ini pengeluaran hari ke 3, gak termasuk belanjaan pribadi ya :



LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...