1.18.2011

Jarum Merajut - Knitting Needle

Jarum dalam merajut dapat dibagi berdasarkan bahannya, jenis/bentuknya, dan ukurannya. Berdasarkan bahannya:
  1. Ada yang terbuat dari logam seperti aluminium/stainless steel

  2. Ada pula yang terbuat dari bahan alami seperti bambu/kayu

  3. Dan ada yang terbuat dari bahan plastik


Berdasarkan jenisnya/bentuknya sebenarnya ada banyak bentuk2 baru, namun yang paling terkenal dan biasa digunakan antara lain :
  1. Single pointed straight needle, satu sisinya meruncing dan sisi satunya tidak. Baik digunakan untuk yang baru belajar, bisa untuk membuat syal/scarf, keset, ataupun rajutan lain yang tidak perlu melingkar.
  2. Double pointed straight needle, kedua sisinya meruncing. Bisa digunakan untuk rajutan lurus, melingkar, or membutuhkan pengerjaan dari 2 sisi. Biasanya lebih pendek dari single pointed straight needle.


  3. Circular needle, double pointed straight needle yang di satu ujungnya disambungkan dengan kawat. Digunakan untuk rajutan melingkar, seperti topi, kaus kaki, dll.


  4. Jarum Hook/Haken, ujungnya melengkung berbentuk kail untuk mengaitkan benang. Biasanya digunakan untuk merenda/crochet, tapi pada knitting/merajut/breien membantu untuk mengakhiri rajutan.


Berdasarkan ukurannya, jarum merajut/knitting/breien mempunyai ukuran yang beragam, dari yang tipis hingga yang paling tebel/gede, smua tergantung dari ukuran benang yang digunakan, makin tipis benang makin kecil jarum yang dibutuhkan cos klo jarumnya kegedean malah susah merajutnya. Tapi klo benangnya tebel pakai jarum yang lebih besar juga.

Kemarin untuk permulaan gw beli single pointed needle bambu ukuran 3.5 mm dengan harga sepasang Rp. 35.000 aja. Kenapa pilih bambu cos gak terlalu licin, dan sepertinya orang lebih banyak pilih yang bambu or kayu. ^^

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...